Pernah nggak sih lo tiba-tiba ngerasa merinding pas denger kabar "Sayang, aku positif hamil!"?
Di satu sisi, lo seneng banget. Akhirnya bakal jadi bokap. Tapi di sisi lain, ada suara kecil di kepala lo yang nanya: "Emang gue siap? Gue harus ngapain nanti pas dia kontraksi? Kalau tiba-tiba ketuban pecah di tengah malem, gue harus bawa apa aja?"
Gue pernah di posisi lo. Bingung nyari panduan persalinan untuk suami yang nggak kaku kayak buku kedokteran, tapi tetep taktis. Itulah kenapa gue nulis ebook ini.
Banyak suami yang kena "mental" pas masuk trimester ketiga. Masalahnya bukan karena nggak sayang istri, tapi karena nggak tau teknisnya. Lo mungkin ngerasain ini sekarang:
Persalinan itu momen sekali seumur hidup. Jangan sampe lo cuma jadi "penonton" yang bingung. Lo adalah Suami Siaga, garda terdepan pelindung keluarga lo.
Bukan Panduan Jadi Ayah, Tapi Panduan Jadi Suami.
Kenapa ebook ini beda? Karena di luar sana banyak banget buku "Cara Merawat Bayi". Tapi dikit banget yang bahas: "Gimana cara ngurus istri yang lagi hamil tua sampe hari-H?"
Cara hitung dana darurat, milih antara RS atau Bidan, sampe mastiin BPJS lo aktif tanpa drama di hari-H.
Daftar barang wajib masuk tas yang tinggal lo centang. Dari urusan baju bayi sampe camilan buat lo biar nggak pingsan karena laper.
Belajar bedanya kontraksi asli vs palsu. Tanda-tanda "kode merah" kapan lo harus tancep gas ke RS.
Apa yang harus lo omongin saat dia teriak kesakitan atau mulai kehilangan kontrol. Nggak ada lagi kalimat "Sabar ya" yang bikin dia marah.
Titik pijat oksitosin dan posisi yang bisa bantu janin turun lebih cepet. Lo aktif ngebantu prosesnya secara fisik.
Jangan salah, Lo. Persiapan yang mepet itu sumber bencana. Dengan mulai dari H-90, lo punya waktu buat bangun support system dan Birth Plan bareng istri.
Investasikan seharga sekali makan siang untuk ketenangan seumur hidup.
[KLIK DI SINI UNTUK DAPETIN AKSES INSTAN]Ebook dikirim otomatis via email, bisa dibaca di HP kapan saja.
Apa peran suami saat persalinan? Memberikan dukungan emosional, membantu mobilitas, dan komunikator medis.
Apa saja persiapan biaya? Biaya RS/Bidan, obat, administrasi, hingga dana darurat pasca lahiran.
Kapan bawa istri ke RS? Saat kontraksi teratur (5-1-1) atau tanda bahaya seperti pecah ketuban.
Jadilah suami yang hadir, bukan cuma ada.